Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Tukar Pengalaman di Manado

DSC00333_1Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Sidoarjo, Jawa Timur mengunjungi Manado selama dua hari, melakukan bertukar pengalaman di kota ini.

“Kami datang ke Manado untuk bertukar belajar dengan pemerintah dan FKUB Manado tentang banyak hal,” kata Ketua FKUB Sidoarjo, Imron Rafi`i, di Manado, Selasa.

Rafi`i mengatakan sangat ingin mengetahui bagaimana pemberian insentif kepada para pemuka agama, yang mendapatkan dana bantuan hibah dari pemerintah kota Manado.

Rafi`i juga menanyakan mengenai bagaimana dukungan pemuka agama, terhadap semua program Pemkot Manado terutama dalam sosialisasi kepada masyarakat.

Ketua FKUB Manado, Richard Sumakul mengatakan, kerukunan sangat diutamakan di Kota Manado, apalagi ada kearifan lokal yang disebut “torang samua basudara”.

“Kearifan lokal ini menjadi pengikat masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati antar sesama umat beragama, dan perbedaan dogma dikesampingkan yang diutamakan adalah kemanusiaan dan persatuan,”kata Sumakul.

Mengenai bantuan kepada FKUB ia mengatakan setiap tahun diberikan, dan tinggal menunggu bagaimana penyesuaian aturan oleh pemerintah.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan masyarakat, Jootje Tampi, mengatakan kota ini sama sekali tidak mengenal mayoritas dan minoritas.

“Kami saling menghargai dan menghormati hal itulah yang membuat Manado aman, bahkan saat kerusuhan Ambon dan Poso, kami aman tidak tersentuh sama sekalian,” kata Tampi.

Ia menambahkan pemerintah juga sangat memperhatikan urusan kerukunan sehingga keadaan selalu aman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.