Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Teng Swi Bio Rayakan Ulang Tahun I setelah 115 Tahun Berdiri

Kongco Kong Tek Cun Ong saat dibawa kirab

Perayaan Hari Ulang Tahun TITD Teng Swi Bio yang ke-115 dirayakan dengan menggelar kirab budaya dan upacara ruwat bumi. Kirab dilaksanakan dengan keliling kota kecamatan Krian yang kurang lebih menempuh jarak 2 kilometer dan diikuti sekitar 800 orang peserta.

Ketua TITD Teng Swi Bio Liliana Angraeni menjelaskan, gelaran tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak Teng Swi Bio didirikan 115 tahun lalu. “Ini kirab yang pertama kali dalam 115 tahun,” jelasnya.

Sementara itu ketua panitia Hengky Rianto menambahkan, kegiatan itu bukan hanya diperuntukkan bagi jemaat Teng Swi Bio saja, melainkan juga untuk masyarakat umum.

“Kirab budaya ini untuk masyarakat Krian-Sidoarjo,” kata Hengky saat ditemui di sela-sela acara, Ahad 15 April 2018.

Oleh karena itu, rangkaian kegiatannya terdapat upacara ruwat bumi yang merupakan ciri khas masyarakat lokal. Selain itu, arak-arakan kirab juga diikuti beberapa komunitas kesenian di antaranya musik patrol, kesenian jaranan, dan iring-iringan rombongan perguruan silat NU Pagar Nusa.

Peringatan ulang tahun kali ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yg melimpah dan ketentraman yang ada di masyarakat.

Hal itu tercermin dalam simbol kirab yang diarak. Simbol pertama yakni Kongco Kong Tek Cun Ong yang berarti seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, suka menolong, dan mencapai kesempurnaan pada usia 16 tahun. Selanjutnya yakni simbol kedua Kongco Kwan Kong yang mencerminkan seorang jenderal yang memegang teguh persaudaraan.

Turut hadir dalam perayaan tersebut, keluarga besar FKUB Sidoarjo yang terdiri dari tokoh lintas agama dan para generasi muda FKUB Sidoarjo. Selain itu, perwakilan ormas juga nampak meramaikan klenteng yang ada di simpang 5 Krian tersebut.

FKUB melalui sekretarisnya M. Idham Choliq mengapresiasi pelaksanaan kirab tahun ini. Pasalnya, nampak semangat kebangsaan yang menonjol. Hal itu juga menjadi penanda bahwa hari ulang tahun klenteng dirayakan dengan semangat agar bisa memberi berkah bagi lingkungan masyarakat. “Ada kesadaran kuat dari warga klenteng bahwa mereka nyata-nyata sebagai bagian dari bangsa Indonesia, yg senantiasa mencintai NKRI,” pungkasnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.