Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Sosok: Ketua Gema “Dunia Adalah Ladang Akherat”

mas syifa2

Sidoarjo, Rabu, 13 September 2017

Sosoknya terlihat bersahabat dan bersahaja. Jika berbincang selalu disertai dengan senyuman. Itulah dia Much. Syifa Ketua Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (Gema-FKUB) Kabupaten Sidoarjo.

Terlahir di Sidoarjo, 43 tahun silam, menjadikan bapak dari dua orang anak ini mencintai Kota Delta. Tak heran jika akhirnya ia banyak beraktifitas yang salah satunya demi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pandangan hidupnya, “Dunia adalah Ladang Akherat”. “Apapun yang kita lakukan di dunia ini, baik itu hal buruk maupun baik, hasilnya akan kita panen di akherat kelak”, ujarnya memulai perbincangan. Untuk itulah, mantan ketua IPNU Kecamatan Porong ini aktif bersosialisasi dan berorganisasi. Menurutnya, bersosialisasi adalah kodratnya sebagai mahkluk sosial.

Kegemarannya bersosialisasi dan berorganisasi juga merupakan hasil didikan dari orang tua serta lingkungan sekitarnya. Mas Syifa, begitu ia biasa dipanggil, menceritakan bahwa ia adalah orang dengan tipe suka dan mudah bergaul dengan siapapun dari latar belakang apapun. Terbukti ia aktif berorganisasi bahkan menjadi ketua yaitu IPNU Kecamatan Porong (2000), Ketua GP Ansor Kecamatan Porong (2008), Ketua Panwascam Porong Pilkada Sidoarjo (2010), Ketua PPK Porong Pilkada (2015), dan Wakil Ketua GP Ansor PC Kabupaten Sidoarjo (2016-sekarang). Terakhir, tentu Ketua Gema FKUB Sidoarjo (2017) yang baru akan dilantik besuk Jumat, 15 September.

Dilahirkan dalam keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan baik formal maupun non formal, menjadikan seorang Syifa sosok yang peduli pada perkembangan pendidikan. Cita-citanya sebagai orang yang bermanfaat bagi orang lain, mengantarkannya menjadi guru di Mts Al Fudlola Kecamatan Porong, Sidoarjo.

Penyuka musik pop rock ini memanglah sangat menyukai olahraga, terutama permainan yang menggunakan bola baik kecil maupun besar. “Sepak bola dan voli yang sangat saya suka”, ujarnya menegaskan. Oleh karena itu, ia pun memilih menjadi guru olahraga.

Penikmat ikan mujaer ini pun berkisah bahwa ia sangat bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan padanya. Memang belum semua keinginannya tercapai, termasuk meneruskan ke bangku kuliah S2, meski demikian ia tetap berusaha. “Dalam waktu dekat ini, planning saya adalah melaksanakan amanat yang diembankan pada saya, termasuk sebagai Ketua Gema FKUB, dengan rasa ikhlas”, pungkasnya.

Penyuka grup band Dewa ini berkisah, ada satu pengalaman paling berkesan yang pernah ia rasakan yaitu saat kemping. “Saking senengnya saya kemping, saya mampu menyelesaikan skripsi saya di atas gunung, di dalam tenda, hanya dalam waktu 3 hari”, ujarnya berkisah.

“Tidak ada yang menarik dalam kisah perjalanan hidup saya, tetapi semua pengalaman yang saya dapatkan membuat saya semakin yakin bahwa hidup bahagia itu saat kita bisa membahagiakan orang lain”, ujarnya menutup perbincangan.

Tentu perjalanan hidup Mas Syifa merupakan pengalaman yang patut dibagi kepada khalayak. Apalagi kalau sambil menikmati es sinom yang seger di siang yang terik ini ya kan mas …..   🙂 (NDA)

Leave A Reply

Your email address will not be published.