Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo Turut Meriahkan Hari santri

Sidoarjo — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama ribuan santri dari sejumlah pondok pesantren dan badan Otonom (Banom) NU se-Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Santri Nasional di Alun-Alun Sidoarjo. Peringatan ini merupakan yang pertama kali diadakan di Kabupaten Sidoarjo, sejak Hari Santri ditetapkan Presiden Jokowi pada tahun lalu. Dalam prosesi upacara itu juga dibacakan ikrar santri untuk negara oleh perwakilan santri Sidoarjo.

peringatan-hari-santri-nasiona

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah didaulat memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh para santri. Ada yang unik di sini, karena pesertanya para santri, maka pakaian yang digunakan dalam upacara tersebut khas santri. Mereka memakai baju koko serta sarung yang biasa dipakai sehari-hari di dalam pondok pesantren. Begitu pula dengan bupati Sidoarjo dan para pejabat yang hadir juga mengenakan sarung dengan atasan jas.

Hadir dalam upacara Hari Santri Nasional tersebut, Bupati Sidoarjo H. Saiful llah, Rois Syuriah PCNU Sidoarjo KH Rofik Siroj, Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin, Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan. Hadir pula dari jajaran Kepala SKPD Pemkab Sidoarjo, anggota DPRD Kab. Sidoarjo dan para undangan lainnya.

Bupati Sidoarjo H. Saiful llah mengatakan, “Puncak Hari Santri Nasional ini disentralkan di Alun-alun Sidoarjo. Masing-masing pondok pesantren yang ada di Sidoarjo, mengerahkan santrinya untuk mengikuti acara ini”.
Pada malam harinya di tempat yang sama, digelar munajat seribu santri yang dihadiri oleh para santri se-Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut diisi istiqhotsah yang dipimpin oleh KH. Rofik Siroj, selaku Rois Syuriah PCNU Sidoarjo. Selain istiqhotsah, kegiatan tersebut diisi pula dengan ceramah agama oleh KH. Zawawi Imron.

Dalam munajat seribu santri Sabtu malam kemarin, juga dihadirkan pemeran utama Film Ketika Cinta Bertasbih Kholidi Asadil Alam dan pemeran utama Sinetron laga Angling Dharma di tv swasta. Mereka dihadirkan karena mereka dulunya juga seorang santri dari Jawa Timur. Mereka hadir untuk memberikan motivasi kepada santri yang lain bahwa santri bisa berprestasi. (NDA)

Leave A Reply

Your email address will not be published.