Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Sambut Kirab Pemuda Nusantara 2017; Pemuda Umat Beragama Sidoarjo laksanakan Baca Kitab Suci dan Deklarasi Kebangsaan

Jum’at dan Sabtu, tanggal 1 dan 2 Desember 2017, pemuda umat beragama melaksanakan kegiatan Gerakan Membaca Kitab Suci dan Deklarasi Kebangsaan. Kegiatan ini merupakan dukungan semua pemuda umat beragama di Sidoarjo pada rangkaian acara Kirab Pemuda Nusantara Tahun 2017, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia. Rasa suka cita dan kegembiraan seluruh pemuda menyambut acara tersebut, sebagai perwujudan syukur karena Sidoarjo dijadikan salah satu tempat “persinggahan” kontingen kirab tersebut.

Sejak 27 Oktober 2017, sebenarnya kontingen Kirab Pemuda Nusantara telah hadir di Sidoarjo, dengan berbagai rangkaian acara. Sore 27 Oktober 2017, di pusatkan di GOR Delta Sidoarjo, ribuan pemuda, berbagai agama; mulai dari IPNU-IPPNU, GP Ansor, Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, Pemuda Hindu Dharma, Pemuda Budha mengikuti kirab bersama-sama menyambut kehadiran peserta Kirab Pemuda Nusantara.

Di antara berbagai acara, puncak kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 dan 2 Desember 2017, yaitu Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci dan Deklarasi Kebangsaan Pemuda. Sesuai koordinasi panitia bersama Dispora Kab.Sidoarjo dan FKUB Sidoarjo, pembacaan Kitab Suci dilaksanakan di lima tempat ibadat yang berbeda sesuai agama masing-masing dan diikuti oleh masing-masing pemuda umat beragama. Pembacaan Kitab Suci bagi Pemuda Islam dilaksanakan di Masjid Agung Sidoarjo. Pemuda Katholik dilaksanakan di Gereja Katholik Sancta Maria Annuntiata Sidoarjo. Pembacaan Kitab Suci Umat Kristen di laksanakan di Gereja HKBP Sidoarjo. Pembacaan Kitab Suci Umat Hindu dilaksanakan di Pura Jala Siddhi Amerta Jalan Juanda, dan pembacaan Kitab Suci Umat Budha dilaksanakan di T.I.T.D Tjong Hok Kiong Sidoarjo. Pelaksanaan pembacaan kitab suci ini berjalan dengan hikmat didampingi masing-masing pemuka agama, dengan tata cara ritual masing-masing.

Menurut Bapak Esa Sukmawijaya, Deputi Kemenpora yang turut hadir di Sidoarjo, menjelaskan bahwa Pembacaan Kitab Suci bagi pemuda bertujuan untuk meningkatkan dua hal. Pertama, meningkatkan pemahaman ke agamaan masing-masing pemuda. Kedua, meningkatkan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan para pemuda yang bersumber dari ajaran agama masing-masing yang merujuk kepada kitab suci masing-masing. Oleh karena itu, menurutnya bagian yang dibaca dari kitab suci adalah bagian-bagian yang menerangkan kewajiban cinta tanah air dan bangsa. “Intinya ajaran tentang cinta tanah air ada di tiap-tiap agama, maka harus diajarkan terus kepada semua pemuda”, ujarnya.

Puncak acara Kirab Pemuda Nusantara di Sidoarjo adalah Pembacaan deklarasi kebangsaan, yang dilaksanakan Sabtu 2 Desember 2017, di alun-alun Sidoarjo. Seperangkat panggung tampak telah siap di tengah-tengah alun-alun, beserta seperangkat hiasan-hiasan panggung yang meriah. Kursi-kursi telah disiapkan bagi undangan. Sejak pukul 16.00 ratusan pemuda dari semua agama telah hadir di lokasi menunggu pelaksanaan Pembacaan Deklarasi. Di mulai dengan sambutan-sambutan, pelaksanaan deklarasi di mulai pukul 16.30. M. Idham Kholiq sekretaris FKUB Sidoarjo yang turut menyampaikan sambutan, mengungkapkan puji syukurnya atas pelaksanaan rangkaian acara Kirab Pemuda Nusantara di Sidoarjo Tahun 2017 ini. “Jika para pemuda dari seluruh agama, hari ini berkumpul dan membaca deklarasi kebangsaan, maka lima puluh tahun ke depan bangsa ini akan tetap tegak berdiri”, pungkasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan naskah deklarasi oleh semua perwakilan pemuda umat beragama, disaksikan oleh Bapak Esa Sukmawijaya Deputi Kemenpora. Acara berakhir dengan suka cita dan gempita kegembiraan. (MIK)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.