Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Para Pendeta Sidoarjo Menyikapi Joseph Paul Zhang

Foto: ilustrasi.

Munculnya pernyataan Joseph Paul Zhang yang viral dan kontroversial di media sosial beberapa hari terakhir memunculkan reaksi para pendeta Kristen di Sidoarjo. Melalui akun youtube FKUB Sidoarjo mereka memberikan pernyataan dan sikap seriusnya terkait lelaki yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu.

Pendeta dari HKBP Maradona Sibagariang menyampaikan bahwa Joseph Paul Zhang tidak mewakili sosok umat kritiani. Pasalnya, ajaran Kristen tidak diperkenankan mencederai nilai-nilai yang telah dianut masyarakat. Apalagi, mencederai perjuangan umat beragama dalam menjalin persatuan di Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh Eko Nugroho, perwakilan dari GBI Centro Sidoarjo. Saat ini kecanggihan media digunakan dan dimanfaatkan oleh oknum tertentu dengan tujuan yang bisa mengancam keutuhan persaudaraan umat beragama di Indonesia, salah satunya yang telah dilakukan oleh Joseph Paul Zhang.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tetap tenang dan tidak termakan isu-isu yang dapat memecahkan belah persatuan. Pasalnya, pihak kepolisian sudah memproses Joseph Paul Zhang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tak ingin ketinggalan, Pendeta dari Gereja El Gibbor Vera Vonette juga menyampaikan hal serupa. Ada 4 sikap yang disampaikan terkait pernyataan Joseph Paul Zhang. Pertama, pihaknya meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan berbagai hal yang mencederai kehidupan; kedua, bahwa yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang tidak mencerminkan ajaran Kristen yang penuh cinta kasih; ketiga, bahwa Joseph Paul Zhang tak mencerminkan seorang Kriteria yang baik dan santun; keempat, bahwa umat Kristen di Indonesia telah menjadikan umat Islam sebagai sodara sebangsa dan setanah air, sehingga umat Kristen akan merasakan penderitaan yang sama jika ada umat Islam yang dilukai.

Sementara itu, Pendeta John Albert Simanjutak dari PGI Sidoarjo juga menyampaikan sikapnya, bahwa umat Kristen tidak pernah mementingkan dirinya sendiri. Apalagi menganggap yang paling benar dalam urusan berkeyakinan.

Pernyataan keras pun disampaikan oleh Pendeta Kristanto dari GKJW Sidoarjo. Ia menganggap pernyataan Joseph Paul Zhang telah melukai toleransi yang telah menjadi jati diri bangsa. Selain itu, yang disampaikan Joseph juga tak sesuai dengan kitab suci yang menyatakan bahwa setiap Kristen Hendaklah berkata yang senantiasa penuh kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.