Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Lakukan Deteksi Dini untuk Meredam Potensi Konflik

Dimuat di Radar Sidoarjo. Jumat, 9 September 2016 – Menjabat sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sidoarjo, Idham Kholiq dituntut berfikir tentang kerukunan agama. Di tangannya, FKUB tumbuh aktif untuk pembinaan, memetakan dan mendeteksi dini potensi konflik antar-umat beragama.

idham

FKUB sendiri merupakan lembaga di bawah SKPD Bakesbang Linmas. Kantor FKUB juga berada di area Bakesbangpol Linmas di Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo. Setiap hari, FKUB ini tidak pernah sepi. Berbagai tamu dari umat agama selalu datang silih berganti, entah hanya ngobrol santai, diskusi, maupun konsultasi masalah keagamaan.

Idham Kholiq selalu dalam diskusi-diskusi tersebut. “Ya, dengan pertemuan-pertemuan yang sepertinya sepele tapi berdampak besar bagi kerukunan umat,” tutur lulusan Sosiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1994 tersebut.

Bagi Idham Kholiq, agama merupakan sendi dari negara. Maka setiap warga negara wajib beragama, sedangkan masing-masing umat cenderung bersikap eksklusif untuk umatnya. Dari situlah kemudian muncul benih konflik.
“Jika sudah menjadi eksklusif maka menjadi negatif karena berpotensi memusuhi umat beragama yang lain. Ini yang harus dihindari,” ujar ayah dari Muhammad Zid Izzan Aulady tersebut.

Menurut pria 42 tahun ini, agama merupakan sendi sosial. Karena jika konflik sudah melibatkan agama maka akan menjadi konflik yang besar dan susah untuk dipadamkan. Maka dari itu dia berusaha untuk selalu mengembangkan nilai-nilai positif dari masing-masing agama.

Dalam menangani konflik, Idham Kholiq mempunyai trik yakni selalu mengedepankan ‘jalan tengah’. Bagi dia, berbuat baik saja tidak cukup, maka harus ada langkah kongkret agar kerukunan antar umat beragama di Sidoarjo juga semakin erat.

Beberapa langkah gagasannya yang sudah dijalankan seperti kegiatan kerja sama sosial pengobatan gratis, pemberian sembako, yang akhirnya menjadi agenda tahunan antara FKUB dengan pihak gereja Katholik.
Tahun 2011, kirab kebangsaan antar umat beragama begitu meriah juga tak lepas dari gagasan Idham. Ada juga kerja sama kesenian Barongsai dengan Persatuan Umat Budha Sidoarjo.

Tidak hanya antar umat, dia menggandeng Kodim 0816 Sidoarjo umtuk kerja sama mendeteksi potensi konflik. Deteksi itu dilakukan untuk meredam potensi konflik itu. “Jadi jangan heran jika saya akan selalu tahu dimanapun potensi konflik antar umat beragama akan muncul,” ujar Idham.

Sementara itu, selain sebagai pengurus FKUB, Idham Kholiq merupakan CEO dan pendiri dari CV Indonesia Inisiatif. CV ini bergerak di bidang penelitian dan kebijakan strategis yang beralamat di Perum Griya Permata Desa Keboansikep, Kecamatan Gedangan.

Penulis: Amir Baihaqi
Editing: by NDA

Leave A Reply

Your email address will not be published.