Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

HSN: Pasukan Semut Dari UNUSIDA dan YPM Sepanjang Siap Sapu Bersih Sampah

Sidoarjo, 11 Oktober 2017

Sebanyak 2000 pasukan “Semut” dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) dan YPM Sepanjang disiapkan untuk sapu bersih sampah pada puncak acara Hari Santri Nasional (HSN). Peringatan HSN pada 22 Oktober nanti diperkirakan akan dihadiri lebih dari 80 ribu orang. Tentu ini akan menyisakan berbagai sampah yang perlu untuk dibersihkan.

Para pasukan “semut” ini nantinya yang akan menjadi relawan pembersih sampah. Beragam cara memang dilakukan untuk turut berkhidmat dan memeriahkan puncak HSN. Kinerja mereka ini tentu sangat diperlukan karena massa yang diperkirakan hadir puluhan ribu orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, santri pondok pesantren se-Sidoarjo. Belum lagi ribuan massa lain dari anggota banom dan lembaga di struktur Nahdlatul Ulama mulai tingkat cabang hingga ranting atau desa.

Mengingat begitu besar jumlah massa yang berkumpul, maka potensi meningkatnya volume sampah makanan dan minuman peserta diperkiraan akan besar. Oleh karena itu, sangat diperlukan dibentuknya tim khusus yang bertugas untuk membawa kantong sampah sekaligus mengambil dan membersihkan sampah yang berserakan.

Relawan yang kemudian disebut pasukan semut itu dibentuk oleh dua institusi pendidikan formal yang berada di bawah naungan langsung PCNU Sidoarjo. Keduanya yaitu, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) dan Yayasan Pendidikan Maarif (YPM) NU Sepanjang, Taman.

H. Achmad Farich selaku Kepala SMK YPM1 Pendidikan dan Sosial Maarif Sepanjang menyampaikan bahwa YPM mempersiapkan kurang lebih 1.000 pasukan semut. Pasukan ini terdiri dari pengurus dan anggota OSIS serta peserta didik. Hal ini sangat penting selain bertujuan ikut serta menyemarakkan Hari Santri Juga bertujuan untuk memberi pelajaran kepada siswa akan pentingnya kebersihan.

Sementara itu, Muhammad Najib yang menjabat sebagai Kemahasiswaan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo menyampaikan secara spesifik UNUSIDA menyiapkan seribu mahasiswa. “Dalam waktu dekat ini, kita juga akan membuat aplikasi khusus bagi mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum yang ingin membantu panitia dalam urusan kebersihan, ujarnya”.

Hal ini sengaja dibuat oleh UNUSIDA mengingat perlunya tenaga yang ekstra banyak untuk membantu tugas mereka. Menurut Najib, pihaknya melihat kebutuhan akan jumlah pasukan semut tersebut dari paparan yang diberikan PC GP Ansor Sidoarjo terkait pusat kumpul massa yang berada di tiga titik yaitu Masjid Sumokali, Masjid Agung dan Desa Jati.

Dilain pihak, Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada semua yang turut membantu suksesnya kegiatan ini. Ucapan tersebut ia tujukan baik kepada Lembaga dan Banom NU, pemerintah, serta sponsor yang turut serta memeriahkan acara HSN. Sejatinya, HSN merupakan peringatan hari dimana Hadratus Syekh Kyai Hasyim Asyari memerintahkan semua santri dan masyarakat se-Jawa, Madura dan Bali untuk ke luar rumah dan pergi berjihad mempertahankan NKRI dari penjajah yang kemudian dikenal dengan seruan “Resolusi Jihad NU”.  (NDA/RAF)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.