Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

Bupati dan FKUB Ajak Umat Jaga Rumah Ibadah dari Kepentingan Politik

Bupati Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda serta sejumlah tokoh agama se-Kabupaten Sidoarjo sepakat menolak penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan politik praktis. Kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi Tolak Kampanye di Tempat Ibadah yang mereka tandatangani bersama, pada Selasa (16/5/2023) pagi di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

“Kami menolak segala bentuk politik praktis di tempat ibadah,” demikian salah satu poin deklarasi yang dibacakan oleh perwakilan tokoh agama se-Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Bupati Sidoarjo juga berpesan dan mengajak kepada seluruh umat beragama di Sidoarjo untuk melakukan hal yang sama supaya konflik horizontal antar umat beragama tidak terjadi.

“Namanya pesta demokrasi, perbedaan pilihan sudah biasa, mari kita bersama-sama menciptakan pesta demokrasi ini menjadi pesta yang sumringah, adem ayem, dan kondusif,” tegas Gus Muhdlor_sapaan akrabnya.

Gus Muhdlor juga menegaskan agar seluruh pemuka agama di Sidoarjo menyampaikan komitmen tersebut di tempat-tempat ibadah. Supaya agama tidak menjadi bahan bakar kepentingan politik.

“Kita harus bersama-sama mengantisipasi hal ini karena dalam aturan KPU dan Bawaslu saat masa kampanye dan masa sesudah kampanye memang ada aturannya. Nah, saat masa sebelum kampanye ini yang harus kita waspadai, jangan sampai ada foto calon presiden di tempat ibadah,” ucap Putra Kiai Agoes Ali Mashuri itu.

Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan bahwa Forkopimda beserta pengurus tempat ibadah menginginkan situasi yang aman, tertib, damai, dan kondustif.

“Nantinya kegiatan ini akan diteruskan dan kami breakdown atau kami rinci ke bawah dan kami kumpulkan seluruh tokoh agama dan masyarakat di masing-masing desa dan kecamatan. Jangan sampai pembangunan sia-sia karena adanya disintegrasi legislatif dan pilpres. Dan juga adanya kontra produktif yang mengakibatkan disintegrasi di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, ketua FKUB Kabupaten Sidoarjo, Idham Kholiq mengatakan bahwa sejumlah tokoh agama se-Sidoarjo telah menyamakan komitmen untuk menjaga kesucian rumah ibadah dari kepentingan politik.

“Kami sama-sama menyamakan pandangan dan saling berkomitmen sebagaimana larangan yang tertuang dalam UU Pemilu,” tegasnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.