Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

BERSAMA VIA VALLEN, NICO TRISULISTYOBUDI TERIMA PENGHARGAAN PEMUDA PELOPOR

Nico Trisulistyobudi salah satu pengurus FKUB Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan sebagai pemuda pelopor kabupaten Sidoarjo. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Sidoarjo pada tanggal 30 Oktober 2017,  selepas pelaksanaan upacara bendera peringatan hari sumpah pemuda di alun-alun Sidoarjo. Pemberian penghargaan ini merupakan tradisi setiap tahun dalam peringatan hari sumpah pemuda. Terdapat 28 pemuda berprestasi dari wilayah Kabupaten Sidoarjo yang mendapatkan penghargaan dari Bupati sebagai Sidoarjo, sebagai pemuda berprestasi dari berbagai bidang, mulai bidang pendidikan, lingkungan hidup, seni budaya, teknologi, bahkan bidang sosial keagamaan.

Berbagai prestasi yang dimiliki oleh pemuda-pemuda Sidoarjo ini jelas sangat membanggakan Bupati. Dalam pidato sambutannya Bupati Sidoarjo Bpk. H.Saiful Ilah, SH.M.hum, menyampaikan pesan prestasi-prestasi ini harus dikembangkan menjadi hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat, serta harus mampu memotivasi kepada para pemuda lainnya.

Nico Trisulistyobudi merupakan salah satu diantara ke 28 pemuda berprestasi tersebut. Nico (sapaan akrab koko Nico trisulistyobudi ) menerima penghargaan karena dinilai merupakan pemuda yang menerjunkan diri menjadi seorang pemuka umatnya di umat Budha Sidoarjo. Tentu pilihan hidup seperti bukan pilihan mudah, mengingat usianya yang masih belia. Namun lajang yang baru berusia 16 tahun ini telah mantab memilih jalan hidupnya sebagai pemuka umat Budha Sidoarjo,  sejak ayah nya meninggal dunia tahun 2015. Posisi dan peran sang ayah sebagai pemimpin umat Budha harus siap diterima oleh pria lajang yang mengaku belum pernah berpacaran ini. Saat ini koko Nico menjadi ketua Persamuan Umat Budha Indonesia (P.U.B.I) Kabupaten Sidoarjo, sekaligus pengurus FKUB Kabupaten Sidoarjo sebagai perwakilan umat Budha Sidoarjo.

Diantara nama-nama yang dipanggil untuk menerima penghargaan tersebut, terdapat nama Via Vallen. Sontak hadirin undangan peserta upacara berdiri dan memandang menunjuk kepada nama nya popularitasnya terus meroket di berbagai media sebagai penyanyi khas dengan syair-syair Jawanya. Sekian menit para hadirin berharap bisa melihat penyayi tersebut dari dekat, ternyata diumumkan bahwa sang penyanyi tidak bisa hadir, dan penerimaan penghargaan untuk via vallen diwakili oleh ayahnya. (MIK)

Leave A Reply

Your email address will not be published.