Website Resmi Forum Kerukuman Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo

BAANAR: Cara Ansor Sidoarjo Hadang Narkoba

20170722 ANSOR TES URIN 1 20170722 Ansor Tes Urin 3PC GP Ansor Sidoarjo siapkan para kader untuk berjihad melawan pencegahan, penggunaan dan peredaran Gelap Narkotika. Para kader tersebut dibentuk dan diberi nama Barisan Ansor Anti Narkotika (BANAAR) Kabupaten Sidoarjo.

Hal ini disampaikan Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin sesaat berbarengan dengan Tes Urine 40 kader Ansor yang akan dilanting menjadi pengurus Barisan Ansor Anti Narkotika (BANAAR) Kabupaten sidoarjo. Pembentukan BANAAR salah satunya didasari dengan adanya pemberitaan terbongkarnya kasus selundupan satu ton yang diduga obat-obatan terlarang beberapa waktu lalu.

“Pada dasarnya, jauh sebelum ada kasus penyelundupan tersebut, PC GP Ansor Sidoarjo memang sejatinya akan membentuk BANAAR dan akan dilantik tanggal 28 Juli 2017 di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Namun ketika mendengar berita tersebut, kami bertambah yakin bahwa selain radikalisme, terorisme dan organisasi anti Pancasila, maka narkoba juga merupakan musuh utama bangsa ini”, papar Reza, demikian ia biasa dipanggil.

“Oleh karena itu kita siapkan beberapa kader terbaik untuk kemudian dilantik menjadi mujahid anti narkoba. Mereka inilah yang nantinya dalam menjalankan tugas akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan semua pihak serta instansi terkait seperti BNN dan Kepolisian”, lanjut Reza.

Ditanya terkait pelaksanaan tes urine 40 calon pengurus BANAAR, Rofi Suharman selaku Perwakilan dari BNN mengatakan bahwa mereka sangat mengapresiasi inisiatif dan gagasan yang dikeluarkan oleh Ketua PC GP Ansor. “BNN tentu akan sangat terbantu ketika GP Ansor membentuk organ taksis yang secara spesifik akan membantu kami dalam melakukan P4GN”, paparnya.

“Kami dan aparat tidak mungkin bisa berjalan sendiri dan membutuhkan partisipasi masyarakat. Apalagi sebelum dilantik para calon pengurusnya di tes terlebih dahulu dan dinyatakan negatif dari mengonsumsi obat-obatan terlarang”, ujar Rofi. Dalam pandangannya, GP Ansor Sidoarjo memang sungguh-sungguh menyiapkan diri untuk menjadi pejuang di bidang pencegahan dan pemberantasan serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. (NDA/RAF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.